Kamis, 25 Juni 2026

Syair Batas Pintu Maafku


 


Syair Batas Pintu Maafku


Pintu maafku selalu terbuka lebar,
Bagi jiwa yang tulus serta bersabar,
Kepada Allah tauhidnya berkibar,
Tiada syirik yang membuat iman pudar.

Kan kurengkuh mereka dalam kedamaian,
Yang menjaga shalat penuh kesetiaan,
Sujud dan ruku' menjadi kebiasaan,
Membasuh dosa, menjemput ampunan.

Namun maafku punya pagar pembatas,
Bagi yang tulus dan berhati ikhlas,
Tak akrab dengan kaum zhalim penindas,
Yang memusuhi diriku dengan culas.

Jika engkau teguh dalam ketauhidan,
Shalat dijaga, musuhku dijauhkan,
Maka lapang dada ini kusandarkan,
Segala khilafmu pasti kumaafkan.

Memaafkan Yang Terpuji Itu Jika Membawa Ishlah ( Perbaikan )

وَجَزٰۤؤُا سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَاۚ فَمَنْ عَفَا وَاَصْلَحَ فَاَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ ۝٤٠

"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Maka barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (mengadakan perbaikan), maka pahalanya atas Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim." (QS. Asy-Syura : 40)


Ayat ini mengaitkan kata memaafkan ('afa) dengan mengadakan perbaikan (ashlaha). Para ulama menyimpulkan bahwa memaafkan baru bernilai pahala besar jika tindakan memaafkan tersebut melahirkan ishlah (perbaikan). Jika memaafkan justru membuat pelaku semakin zhalim (madharat lebih besar), maka tidak memaafkan atau menegakkan hukum itu lebih utama.

Selasa, 16 Juni 2026

Menjaga Marwah Hati yang Terkhianat


 


Menjaga Marwah Hati yang Terkhianat


Jika trauma hadir di dalam dada,
Bukanlah tanda dirimu nista,
Ia adalah bukti yang nyata,
Ketulusanmu dalam berkawan saja.

Kau beri jiwa tanpa bersyarat,
Menjalin persahabatan teramat erat,
Meski dibalas luka tersayat,
Ketulusanmu tetaplah bermartabat.

Kini rasa takut kerap melanda,
Gemetar tubuh saat menyapa,
Jangan kau sesali batin yang luka,
Itu cara tubuh menjaga raga.

Dinding dibangun demi selamat,
Agar tak lagi perih menyengat,
Tubuhmu tahu caramu merawat,
Dari kawan akrab yang khianat.

"Menjauh dari keramaian bukan berarti kamu kalah. Itu adalah cara jiwamu menyembuhkan diri dari luka yang tak terlihat."

"Satu pengkhianatan dari orang terdekat memang cukup untuk menghancurkan kepercayaan, tetapi jangan biarkan itu menghancurkan masa depanmu."

"Kamu tidak bersalah karena telah menaruh ketulusan. Yang salah adalah mereka yang tidak tahu cara menghargai ketulusan tersebut."

"Waktu mungkin tidak menghapus ingatanmu tentang rasa sakit itu, tetapi waktu akan membuatmu lebih kuat saat mengingatnya."

Jumat, 05 Juni 2026

Hargailah Ketulusan Agar Tidak Pergi


 


Hargailah Ketulusan Agar Tidak Pergi


"Ketulusan adalah permata langka yang bertahta di dasar jiwa; bagaikan bahtera di samudra dusta, hargailah selagi ia menepi. Jika tidak dihargai dan kau acuhkan, ia akan mengangkat sauh, berlayar menjauh menuju keabadian yang tak tersentuh, pamit tanpa suara, dan tak akan pernah kembali."

19-12-1447 H

Minggu, 17 Mei 2026

Mengapa Kehilangan Seorang Sahabat Bisa Ibarat Putus Sebuah Jari ?


 


Mengapa Kehilangan Seorang Sahabat Bisa Ibarat Putus Sebuah Jari ?


Kehilangan kawan akrab terasa seperti kehilangan sebuah jari tangan atau bagian dari tubuh sendiri. Rasa sakit emosionalnya nyata, dan meskipun waktu menyembuhkannya, "cacat" atau ruang kosong yang ditinggalkan akan selalu ada. Berikut adalah alasan ilmiah dan psikologis mengapa putus pertemanan bisa meninggalkan bekas luka yang permanen di dalam hati:

1. Otak Memproses Rasa Sakit yang Sama
🔸 Sakit Fisik: Otak memproses penolakan sosial dan patah hati di area yang sama dengan rasa sakit fisik (korteks cingulate anterior).
🔸 Efek Amputasi: Kehilangan sahabat memicu respons berduka yang mirip dengan kehilangan anggota tubuh atau kematian orang terdekat.

2. Kehilangan Saksi Sejarah Hidup
🔸 Memori Bersama: Sahabat adalah orang yang menyimpan cerita masa lalu, dan rahasia Anda.
🔸 Kehilangan Identitas: Saat mereka pergi, sebagian dari sejarah hidup Anda terasa ikut hilang dan tidak bisa diulang dengan orang baru.

3. Bekas Luka Berupa "Pemicu" (Triggers)
🔸 Pengingat Otomatis: Sama seperti melihat bekas luka di jari, tempat tertentu, latau kata-kata tertentu akan otomatis mengingatkan Anda pada mereka.
🔸 Kesedihan Kilas Balik: Pengingat ini memicu melankoli, bukan karena Anda ingin kembali, tapi karena Anda merindukan momen indahnya.

4. Tidak Ada Ritual Perpisahan yang Jelas
🔸 Tanpa Penutupan: Berbeda dengan putus cinta yang biasanya ada kata "putus", pertemanan sering kali menjauh begitu saja (fading out).
🔸 Pertanyaan Menggantung: Ketidakpastian tentang “mengapa ini terjadi?” membuat luka itu sulit menutup dengan sempurna dan sering menimbulkan penyesalan.



Kawan Akrabku Ibarat Jari Tanganku


 


Kawan Akrabku Ibarat Jari Tanganku



Sahabat sejati bukanlah orang asing yang sekadar singgah mengisi waktu luang. Mereka adalah bagian dari diri kita yang tumbuh bersama waktu. Hubungan erat ini bisa diumpamakan seperti sepuluh jari di kedua belah tangan kita. Perumpamaan ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuhnya ikut merasakan tidak bisa tidur dan demam." (HR. Muslim).

Ketika pisau melukai sebuah jari, seluruh tubuh ikut menahan sakit. Saat kawan dekat didera musibah, kita pun turut merasakan sakit dan kesedihan yang sama. Kita tidak egois, karena menyakiti mereka sama saja dengan menyakiti diri sendiri.

Namun, bagian paling rapuh adalah risiko perpisahan. Jika sebuah jari terputus dari telapaknya, waktu dan pengobatan medis hanya bisa menyembuhkan pendarahannya. Rasa sakit yang luar biasa perlahan akan mati rasa dan hilang. Meski demikian, bekas luka yang ditinggalkan bersifat permanen. Ada ruang kosong yang cacat dan tidak akan pernah bisa tumbuh kembali.
Memutuskan hubungan dengan kawan akrab meninggalkan trauma emosional yang serupa. Kita mungkin bisa melanjutkan hidup, memaafkan masa lalu, dan melupakan dendam. Namun, ruang kosong di hati yang dulunya diisi oleh canda dan rahasia bersama akan tetap menganga.

Oleh karena itu, jagalah kawan akrabmu sebagaimana engkau menjaga jemarimu dari api dan bahaya. Rawat ikatan itu dengan saling menasihati, menjaga, dan menghargai. Sebab, sekali ia patah atau putus, engkau akan berjalan pincang menjalani sisa hidup tanpa keutuhan yang sama—kecuali jika Allah menggantinya dengan "jari" yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.



Kamis, 01 Januari 2026

Sebuah Sumpah Untuk "Hajr" Setelah Pertimbangkan Mashlahat dan Mafsadat


 

Sebuah Sumpah Untuk "Hajr" Setelah Pertimbangkan Mashlahat dan Mafsadat


يَا رَبِّ، بَعْدَ النَّظَرِ فِي الْمَصْلَحَةِ وَالْمَفْسَدَةِ، فَإِنِّي الْيَوْمَ أَحْلِفُ بِاسْمِكَ أَنِّي لَا أُرِيدُ دُخُولَ بُيُوتِ أَصْدِقَائِهِ كَمَا عَامَلَنِي هُوَ بِذَلِكَ، إِلَّا إِذَا كَانَتْ هُنَاكَ حَاجَةٌ وَاجِبَةٌ (مُلِحَّةٌ).

Ya Rabb, ba’dan-nadzari fil-mashlahati wal-mafsadati, fa-inni al-yauma ahlifu bismika anni la uridu dukhula buyuti ashdiqa-ihi kama 'amalanī huwa bi-dzalika, illa idza kanat hunaka hajatun wajibatun (mulihhah).

"Ya Rabb, setelah mempertimbangkan mashlahat dan mafsadat, maka hari ini aku bersumpah dengan nama-Mu bahwa aku tidak ingin masuk rumah teman-temannya sebagaimana dia menyikapiku demikian, kecuali jika ada hajat wajib (yang mendesak). "


Catatan dalam Fiqh Sumpah


Dalam Islam, jika di kemudian hari kita melihat bahwa melanggar sumpah tersebut jauh lebih baik (lebih membawa mashlahat), kita diperbolehkan melanggarnya namun wajib membayar Kaffarah Sumpah (memberi makan 10 orang miskin, atau memberi pakaian kepada mereka, atau berpuasa 3 hari jika tidak mampu). Hal ini sesuai dengan sabda Nabi ﷺ.

فَقالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وَسَلَّمَ: مَن حَلَفَ علَى يَمِينٍ، فَرَأَى غَيْرَهَا خَيْرًا منها، فَلْيَأْتِهَا، وَلْيُكَفِّرْ عن يَمِينِهِ.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang bersumpah dengan suatu sumpah, lalu ia melihat ada yang lebih baik darinya, maka hendaklah ia melakukan yang lebih baik itu dan membayar kaffarat atas sumpahnya."  (HR. Muslim).

Malam Jum'at, 13 Rojab 1447 H (01-01-2026)


Senin, 08 Desember 2025

Sebuah Tahdzir ( Peringatan )


 

Sebuah Tahdzir ( Peringatan )



🔸 Jika seseorang mencintai Allah, maka akan senang menyebut nama Allah. Sehingga jika kita tidak  menyukai tabi'at seseorang, maka wajar jika menyebut namanya saja pun enggan.

Ketahuilah.. dirinya ingin mengajak ishlah (perbaikan), satron, ataupun musuhan di dunia dan akhirat.. maka kupersilahkan terserah dia. Dengan sabar dan ridho terhadap taqdir Allah, insya Allah akan kuterima apa maunya. Bebas sesuai keinginannya. Setiap kebaikan dan kezholiman akan ada balasannya..

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ۝٣١ ( النّجْم : ٣١ )

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)."

🔸 Manusia itu akan cenderung berkumpul dan akrab dengan yang semisal. Orang baik suka kumpul dengan orang baik. Orang yang akrab dengan penjahat/teroris, maka berhak dicurigai sebagaimana orang jahat. Demikian juga orang yang akrab dengan orang zholim, maka juga berhak dihukumi zholim. Sedang perkara hati itu urusan Allah.

🔸 Jika mereka terlihat akrab (baik bukan kerabat ataupun kerabatku), maka sebagai bentuk tahdzir jangan salahkan jika diriku tidak ingin masuk rumah mereka. Sehingga konsekwensinya jika mereka mati lebih dulu daripada aku, maka insya Allah diriku pun tidak ingin ikut mensholati.

🔸 Insya Allah diriku akan nunjukkan atau kembali kepada tabiat asliku. Jarang membaur dengan manusia. Jika ketemu orang, maka bicara seperlunya. Jika tiada keperluan maka bicara 2 atau 3 patah kata semisal "Assalamu'alaikum", "amit", "monggo" dan semisal.

Laa haula wa laa quwwata illa billah..

Senin, 17 Jumadil-Akhir 1447 H (08-12-2025)


Catatan : Tadi pagi sekitar pukul 06.10 WIB ketemu tidak saling menyapa.

Rabu, 19 November 2025

Hanya Sekedar Pemberitahuan


 

Hanya Sekedar Pemberitahuan


Barangsiapa yang menjalin hubungan dengannya, insya Allah jika kelak mereka mati lebih dulu daripada aku, maka diriku tidak ingin mensholati ataupun masuk rumah mereka.
Sebagaimana Malik bin Dinar rahimahullah menyampaikan perumpamaan

النَّاسُ أَجْنَاسٌ كَأَجْنَاسِ الطَّيْرِ الْحَمَامُ مَعَ الْحَمَامِ وَالْغُرَابُ مَعَ الْغُرَابِ وَالْبَطُّ مَعَ الْبَطِّ وَالصَّعْوُ مَعَ الصَّعْوِ وَكُلُّ إِنْسَانٍ مَعَ شِكْلِهِ

“Manusia berjenis-jenis sebagaimana berjenis-jenisnya burung. Burung merpati dengan burung merpati, burung gagak dengan burung gagak, bebek dengan bebek, burung Regulus dengan burung Regulus. Begitu juga setiap orang akan bersama yang setipe dengannya.” (Al-Ibanah al-Kubra 512)

" الْجَزَاءُ مِنْ جِنْسِ الْعَمَلِ "

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللّٰهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظّٰلِمُوْنَ ەۗ اِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيْهِ الْاَبْصَارُۙ ۝٤٢

"Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak," (QS. Ibrahim : 42)

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ ۝٣١

"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga)." (QS. An-Najm : 31)

Selasa, 21 Oktober 2025

Hanya Allah Yang Mengetahui Dan Kuasa Mengatur Hujan


 

Hanya Allah Yang Mengetahui Dan Kuasa Mengatur Hujan



اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّاعَةِۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَرْحَامِۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ ۝٣٤

"Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal." (QS. Luqman :  34)

Alhamdulillah.. diriku sangat senang setiap tahu ada ramalan terbukti tidak benar. Selasa sore di sini turun hujan cukup deras dan lama.

Sekitar sepekan yang lalu aku dengar omongan katanya "di sini tidak hujan karena ada yang nambak hujan. Ada proyek bangunan."

Kemudian beberapa hari yang lalu di sawah aku dengar ucapan "awal musim penghujan bulan Desember."

Selasa pagi di sawah aku berkata intinya : "jika jatahnya hujan, maka tak akan ada satupun yang mampu menambak/menolak hujan."

Tak kusangka waktu Ashar (sore) turun hujan deras. Allahu Akbar.

Senin, 21 Oktober 2024

Hari Ini Diriku Sujud Syukur


 

Hari Ini Diriku Sujud Syukur


عَنْ أَبِى بَكْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ كَانَ إِذَا جَاءَهُ أَمْرُ سُرُورٍ أَوْ بُشِّرَ بِهِ خَرَّ سَاجِدًا شَاكِرًا لِلَّهِ.

✍🏼  Dari Abu Bakroh radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi , yaitu ketika beliau mendapatkan hal yang menggembirakan atau dikabarkan berita gembira, beliau tersungkur untuk sujud pada Allah Ta’ala. (HR. Abu Daud, no. 2774 dan Tirmidzi, no. 1578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al-Albani mengatakan hadits ini shahih).

✍🏼  Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan oleh seseorang ketika mendapatkan nikmat atau ketika selamat dari bencana. Sujud syukur dipraktikkan ketika mendapatkan nikmat khusus atau nikmat umum pada kaum muslimin. Sujud syukur bukan dilakukan untuk nikmat yang terus menerus (dawam), tetapi berlaku untuk nikmat yang jarang-jarang didapat. Begitu pula sujud syukur disyariatkan ketika terselamatkan dari suatu musibah khusus ataupun musibah umum pada kaum muslimin.

✍🏼  Hukum Sujud Syukur itu disunnahkan ketika ada sebabnya. Inilah pendapat ulama Syafi’iyah dan Hambali.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين

Jumat, 13 September 2024

Ada 4 Golongan Manusia Apabila Mereka Mati Maka Diriku Tidak Ingin Mensholati


 

Ada 4 Golongan Manusia Apabila Mereka Mati Maka Diriku Tidak Ingin Mensholati


✍🏼  Diriku wajib lebih mendahulukan ridha Allah daripada mencari ridha manusia atau mencari simpati makhluk. Insya Allah ada 4 jenis manusia, apabila mereka mati maka diriku tidak ingin mensholati (kecuali jika الله berkehendak lain) yaitu :
1️⃣  Orang yang sengaja meningggalkan sholat tanpa udzur yang dibenarkan syar'iat Allah.
2️⃣  Ahlul Ahwa' (pengikut hawa nafsu)
3️⃣  Al-Mujahirin (orang-orang fasiq yang berbuat dosa besar atau kezhaliman secara terang-terangan); dan setelah itu
4️⃣  Orang-orang yang membenciku bukan karena Allah tapi karena hawa nafsu.

       Dengan tanpa memandang dari sisi harta, perkerjaan, jabatan, nasab ataupun hubungan kerabat dsb, karena diriku tidak ingin mensholati orang-orang yang amalan zhahirnya dibenci Allah. Sebagaimana dalam HR. Muslim bahwa Nabi ﷺ tidak mau sholati orang yang mati bunuh diri atau pelaku dosa semisal sebagai pembelajaran.

✍🏼  Orang yang tabiatnya baik insya-Allah akan senang kumpul dengan orang baik. Dan orang yang tabiatnya buruk (jelek) akan suka kumpul dengan orang yang buruk pula. Diriwayatkan dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda :

الأرواح جنود مجندة، فما تعارف منها ائتلف، وما تناكر منها اختلف

“Ruh-ruh adalah tentara yang berkelompok-kelompok. Yang saling mengenal akan bersatu, dan yang tidak saling mengenal akan saling berselisih.” 
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

✍🏼  Al-Khoththobi rahimahullah berkata :

على معنى التشاكل في الخير والشر والصلاح والفساد، وأن الخير من الناس يحن إلى شكله والشرير نظير ذلك يميل إلى نظيره، فتعارف الأرواح يقع بحسب الطباع التي جُبلت عليها من خير وشر، فإذا اتفقت تعارفت، وإذا اختلفت تناكرت

“Bisa jadi bermakna isyarat atas kesamaan dalam hal kebaikan dan kejelekan serta perbaikan dan kerusakan. dan bahwasanya orang yang baik akan rindu kepada jenisnya (yang baik pula), sedangkan yang jelek dan semisal itu maka akan condong kepada yang sejenisnya pula. Para ruh akan saling mengenal, sehingga akan hinggap sesuai dengan tabiat yang telah diciptakan di atasnya dari kebaikannya maupun kejelekannya, maka apabila telah cocok maka akan saling mengenal, dan apabila berbeda maka akan saling mengingkari.” (lihat Al-Fath, juz 3 hal. 199)

Selasa, 16 Juli 2024

Keputusanku Di Hari 'Asyura 1446 H



Keputusanku Di Hari 'Asyura 1446 H
Dan Boleh Disebarkan


✍🏻  Malam Senin, 17 Dzul-Hijjah 1446 H (24-06-2024 M) aku bermimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi kami akrab dan kutanyakan tentang kabarnya waktu dia operasi batu ginjal. Ternyata 7 hari kemudian tepatnya Senin, 24 Dzul-Hijjah 1445 H (01-07-2024) sekitar 06.30 WIB tanpa direncanakan di alam nyata diriku bertemu dengannya di sebuah jalan waktu kami sama-sama berangkat ke sawah. Dia pun kutanyai tentang kabarnya dst. Mungkin itu tafsir mimpiku kemudian terjadi di dunia nyata, sehingga membuatku bersyukur dan senang.

✍🏻  Berselisih dengan kawan jika kita menang pun kadang bukannya membawa kebaikan, tapi justru menjadikan kawan kita menjauh dan hilang rasa simpatinya. Itu sebabnya mulai 'Asyuro 1446 H diriku sudah tidak ingin melarang dia masuk wilayahku dan tidak pula memintanya masuk wilayah/area tanahku, datang ke rumahku ataupun ntraktor dekat sawahku. Tidak melarang dia mengajak damai dan tidak pula meminta dia mengajak damai/beteman. Tidak melarangnya bicara denganku dan tidak pula meminta agar dia bicara denganku.. dst. Intinya "diriku sudah tidak ingi melarang dan tidak pula memintanya". Karena selama ini hampir bisa dibilang di matanya diriku dianggap selalu yang salah ataupun suka memaksa.., sehingga mulai sekarang terserah dirinya atau apa maunya dirinya bebas untuk memilihnya.

✍🏻  Dirinya pun bebas memiilih untuk senantiasa menjaga sholat atau tidak..? Tapi yang jelas janjiku untuk selalu berupaya memaafkannya (walau kadang berat) insya Allah hanya berlaku jika dirinya selalu berupaya menjaga sholat. Sehingga apabila dirinya sengaja tak menjaga sholat dsb, andai malaikat yang menyertai orang-orang mukmin mendoakan kejelekan ataupun Allah tidak ridho sehingga membalasnya dengan Keadilan Allah.. maka kuharap jangan salahkan diriku.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين.

 

Selasa, 20 Februari 2024

Malaikat Tidak Mencatat Amalan Hati, Maka Kukatakan Ini Dengan Harapan Dicatat Malaikat


 

Malaikat Tidak Mencatat Amalan Hati, Maka
Kukatakan Ini Dengan Harapan Dicatat Malaikat



     Setelah diriku mendapat kabar "orang yang berselisih denganku" habis sakit/dari rumah sakit. Aku aslinya ingin menjenguk dan mendoakannya.

     Akan tapi tidak setiap kebaikan kita itu bisa diterima orang lain dengan baik. Sebagaimana pernah ada orang yang zhalim (berbuat tidak baik) terhadapku. Karena ingin mencontoh Nabi.. maka beberapa hari setelahnya diriku mendatangi rumahnya dengan membawa kurma dll, justru menjadikannya semakin marah terhadapku.

     Jika diriku meneladani akhlaq Rasulullah terhadap orang yang memusuhi/membenci, maka justru bisa membuatnya semakin marah.? Sebaliknya jika diriku cuwek, mungkin di belakangku ada yang mencelaku.?

     Sehingga insya Allah lebih baik kutinggalkan saja. Allah Ta'ala berfirman :

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَاَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِيْنَ

"Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh." (QS. Al A'raf : 199)

وَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا

"Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan dan "hajr" (= tinggalkanlah) mereka dengan cara yang baik." (Al Muzzammil : 10)

Jumat, 16 Februari 2024

Kenapa Argo Tak Terlihat Sholat Jum'at ?

 Jum'at, 16 - 02 - 2024 tak terlihat

Selasa, 20 - 02 - 2024 diriku mendapat kabar dia habis dari rumah sakit kencing batu.

Jum'at, 19 - 04 - 2024 tak terlihat dan diriku mendapat kabar habis operasi sakit ginjal.

Jum'at, 26 - 04 - 2024 tak terlihat

Malam Senin, 24 - 06 -2024 mimpi bertemu dengannya. Kami akrab dan kutanyakan kabarnya waktu operasi.

Senin, 01 - 07 - 2024 ( 24 Dzul-Hijjah 1445 H) sekitar 06.30 WIB ketemu Argo di jalan waktu berangkat ke sawah. Dia kutanyai kabarnya.

Kamis, 19 Muharram 1446 H (25-07-2024) sekitar pukul 06.40 WIB ketemu Argo di sawah. Hari itu telah kuumumkan.

Sabtu, 4 Shafar 1446 H (10-08-2024) sekitar pukul 01.30 WIB mimpi bertemu Argo. Kutanya "apa kamu masih menganggapku teman?" Dia jawab "suatu hari akan dikabari."

Rabu, 07-08-2024 Sprmn mt.

Selasa, 20-08-2024 mntu Mrto mt.

Rabu, 21-08-2024 ketemu Argo di jalan kebun kukatakan "intine kabeh terserah sampeyan" sekitar pukul 06.30 dan sekitar pukul 09.00 WIB.

Senin, 21-10-2024 musuhku mati.

Jum'at, 22-11-2024 ketemu Argo di sawah

Kamis, 28-11-2024 ketemu Argo di jalan kuburan.

Jum'at, 10 Rojab 1446 H (10-01-2025) Argo tidak terlihat sholat Jum'at (ke-4).

Syair Batas Pintu Maafku

  Syair Batas Pintu Maafku Pintu maafku selalu terbuka lebar, Bagi jiwa yang tulus serta bersabar, Kepada Allah tauhidnya berkibar, Tiad...